KRAKSAAN – Pemerintah Desa Alassumur Kulon menunjukkan komitmennya dalam mengawal program pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Setelah sukses menggelar kegiatan pagi harinya, Pemdes kembali melanjutkan agenda dengan Sosialisasi Bantuan Kemiskinan Ekstrem Jawa Timur Tahun 2026, Senin (06/04/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dilangsungkan di Aula Kantor Desa Alassumur Kulon. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Alassumur Kulon, Bapak H. Suhud, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kraksaan, Bapak Maidi, serta 5 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pria yang terjaring dalam kategori kemiskinan ekstrem.
Sosialisasi ini merupakan rangkaian kedua dari agenda pemberdayaan sosial yang dilaksanakan Pemdes Alassumur Kulon hari ini. Sebelumnya, pada pukul 08.30 WIB, pihak Pemdes telah sukses menyelenggarakan Sosialisasi Pencairan dan Pembelanjaan Bantuan "Putri Jawara" Jawa Timur bagi 17 KPM perempuan.
Sebagaimana pada sesi pertama, Bapak Maidi selaku TKSK Kecamatan Kraksaan kembali memberikan pengarahan teknis yang mendalam. Ia memastikan bahwa meskipun jumlah penerima manfaat pada sesi kedua ini lebih sedikit, standar administrasi yang diterapkan tetap sama ketatnya.
Dalam sesi ini, Bapak Maidi menjelaskan secara detail dan lengkap mengenai persyaratan pencairan serta mekanisme penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) pembelanjaan. Hal ini dilakukan agar para penerima bantuan dapat menggunakan dana tersebut sesuai regulasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Kami ingin memastikan semua KPM, baik dari program Putri Jawara tadi pagi maupun program Kemiskinan Ekstrem jam ini, benar-benar paham cara belanja dan cara lapornya. Transparansi SPJ adalah kunci agar program ini berkelanjutan," ungkap Bapak Maidi.
Bapak H. Suhud selaku Kepala Desa memberikan dukungan penuh atas bimbingan teknis yang diberikan oleh TKSK. Beliau menekankan agar para bapak-bapak penerima bantuan ini dapat menjadi garda terdepan dalam memperbaiki ekonomi keluarga masing-masing.
"Bantuan ini adalah amanah. Dengan penjelasan detail dari Pak TKSK mengenai administrasi dan jenis pembelanjaan, saya harap tidak ada kendala di lapangan. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk mengubah taraf hidup keluarga," tutur H. Suhud menutup kegiatan tersebut.
Acara berakhir dengan tertib, menandai selesainya rangkaian sosialisasi bantuan sosial Provinsi Jawa Timur di Desa Alassumur Kulon untuk hari ini.